Latihan gabungan Kantor Sar Jambi

Jambi - Kantor SAR Jambi mengikuti simulasi pada " Airport Emergency Planning Siginjai IV Bandara Sultan Thaha Syaifuddin" penanganan kecelakaan penerbangan berlokasi di lapangan Terbang Bandara Sultan Thaha Syaifuddin, Kota Jambi, Jambi. Simulasi ini dilaksanakan oleh Pihak pengelola Bandara Sultan Thaha Syaifuddin Jambi guna menguji kesiapan petugas dan alat kelengkapan dalam menghadapi kecelakaan penerbangan di Bandara itu. kegiatan ini berlangsung pada tanggal 31 Agustus 2016.

Simulasi penanganan kecelakaaan penerbangan ini selain BASARNAS juga melibatkan potensi SAR di Jambi diantaranya unsur dari TNI, POLRI, BPBD, PMI, dan Damkar.

Sejumlah Alut (Peralatan Utama) SAR milik BASARNAS digunakan dalam simulasi penanganan kecelakaaan penerbangan ini, seperti Rescue Truck, Rescue D-Max Palsar, All Terrain Vehicle (ATV), Motor Kawasaki KLX dan sarana SAR lainnya.

Dalam simulasi tersebut diskenariokan tim SAR gabungan menangani kecelakaaan penerbangan pesawat Walet Air. Selain kerugian materil, kecelakaan ini ini juga menyebabkan sebanyak 100 orang penumpang, 60 orang mengalami luka dan 40 orang meninggal.


Merespon kejadian bencana ini, BASARNAS bekerjasama dengan DAMKAR dan komponen SAR yang lain melakukan upaya pencarian dan pertolongan terhadap para korban, baik yang masih hidup maupun meninggal. Upaya pencarian korban dibawah koordinasi BASARNAS diutamakan pada bagian pesawat yang telah terbakar.

Setelah berhasil dievakuasi, para korban dikumpulkan di rumah sakit lapangan untuk dilakukan triase, yaitu pemilihan korban berdasarkan skala prioritas cedera. Kemudian dari rumah sakit lapangan, para korban yang membutuhkan penanganan medis lanjutan segera dipindahkan ke rumah sakit terdekat dengan menggunakan ambulance.

Dalam kecelakaan pesawat Walet Air ini yang merupakan simulasi penanggulangan bencana di Bandar Udara Sulthan Thaha Sayfuddin Jambi juga disaksikan oleh Gubernur Jambi Zumi Zola, Polda Jambi dan juga Wakil Walikota Jambi.

Dikatakan Zola, walaupun ini hanya simulasi, diharapkan seluruh personil dapat menjalankan semaksimal mungkin dan serius. Dalam melakukan penyelamatan yang terpenting adalah menyelamatkan seluruh penumpang serta awak kabin


Sementara itu Gubernur Jambi Zumi Zola yang secara langsung menyaksikan simulasi tersebut mengapresiasi petugas yang telah sigap dalam upaya penyelamatan penumpang pesawat.

"Tadi saya melihat petugas dengan cepat mengevakuasi korban, dan juga alat-alat penyelamatan juga memadai," kata Zola.


Dengan simulasi penanganan kecelakaan pesawat tersebut dapat menunjukan kordinasi yang mantap dan kesigapan petugas dalam melakukan evakuasi penumpang.

"Sehingga masyarakat yang menggunakan jasa penerbangan semakin merasa aman dan nyaman," kata Zola menambahkan.


 

Link Terkait
PEJABAT